Kekayaan alam dan budaya merupakan komponen penting dalam pariwisata di
Indonesia. Alam Indonesia memiliki kombinasi iklim tropis, 17.508 pulau yang
6.000 di antaranya tidak dihuni,serta garis pantai terpanjang ketiga di dunia
setelah Kanada dan Uni Eropa. Indonesia juga merupakan negara kepulauan
terbesar dan berpenduduk terbanyak di dunia. Pantai-pantai di pesisir Jawa dan
Bali, Gunung Rinjani di Lombok, dan berbagai taman nasional di Sumatera, serta
beberapa pariwisata pegunungan dengan oase alam indah dan hijaunya, merupakan
contoh tujuan wisata alam di Indonesia.
Salah satunya adalag kabupaten Banyumas; kabupaten di sudut barat
selatan Jawa Tengah ini dikenal sebagai daerah tujuan wisata dengan focus
kunjungan wisata Baturraden. Baturraden sebagai fasilitas rekreasi merupakan wilayah
pertengahan dari Jakarta atau Bandung ke Yogyakarta. Terletak di lereng Gunung
Selamet (3,428 m) kira-kira 14 kilometer dari kota Purwokerto. Kawasan wisata
ini memiliki ketinggian kurang lebih antara 500 m sampai 700 m diatas permukaan
laut. Daerah ini diberkahi potensi alam berupa sumber air panas Pancuran Telu
dan Pancuran Pitu, pemandangan alam pegunungan yang indah, hutan pinus serta
udara yang bersih dan sejuk sehingga menjadi daya tarik bagi wisatawan. Baturraden
ini juga didukung adanya sarana dan prasarana yang telah tersedia seperti
jaringan transportasi umum, terminal, restoran-restoran dan warung-warung, villa-villa
dan hotel, serta akomodasi representative lainnya. Sehingga Lokawisata Baturraden
layak ada di daftar kinjungan keluarga
di saat liburan untuk menjadi daerah tujuan wisata keluarga yang lebih representative
dan interaktif. Lokawisata Baturraden saat ini menempati lahan seluas ± 16,28
Ha (Sumber: Laporan Akhir Perencanaan Teknis Lokawisata Baturraden, Diparta Kab.
Banyumas).
Wisata Baturraden terletak di Desa Kemutuk Lor, Kecamatan Baturraden,
Kabupaten Banyumas Jawa Tengah, dan berada 14 Km dari Kota Purwokerto. Wisata
baturraden juga terkenal dengan legenda Lutung Kasarungnya yang dipercaya
sebagai asal muasal nama Baturraden ini.
Disana juga terdapat sebuah komplek wisata yang di dalamnya terdapat
beberapa objek wisata yang sangat menarik. Di antaranya adalah Pancuran Pitu,
yaitu sebuah pemandian air panas yang mengandung belerang yang berkhasiat
menyembuhkan beberapa jenis penyakit, khususnya penyakit kulit.
Ada juga Taman Kaloka Widya Mandala, yaitu sebuah kebun binatang mini
sekaligus tempat atau museum untuk menyimpan kerangka – kerangka dari hewan
khas Indonesia.
Baturraden merupakan lokasi wisata alam pegunungan, praktis cuacanya pun
hangat dan cenderung dingin. Hal tersebut didukung oleh panorama alam
pegunungan yang molek, hijau, rindang, dan berudara segar. Sungguh oase alam
nan sejuk tanpa polusi udara layaknya di kota-kota. Akan sangat harmonis jika
kita berwisata bersama keluarga tercinta.
Di Baturraden juga terdapat beberapa wahana lainnya, seperti kolam
renang. Dengan fasilitas yang memadai dan airnya yang kebiru-biruan, wahana ini
layak menjadi daftar buruan keluarga-keluarga bahagia.
Akhirnya, penulis sudahi catatan menyenangkan ini, semoga catatan di
atas dapat menjadi acuan pariwisata representative bagi keluarga-keluarga
Indonesia.
Salah dan khilaf penulis haturkan kata maaf, terima kasih penulis
haturkan pula kepada sumber-sumber referensi yang penulis adopsi. Pun kepada
pihak penyelenggara sayembara penulisan ini; ASIA WISATA, semoga tetap jaya,
sentosa, berkibar selalu di bumi nusantara.
Muhammad Ulil Albab, Brebes, 04 November 2014.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar